Menakar Nasib Masyarakat Adat Pasca-Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

Pada kesempatan yang lalu saya sudah menunjukkan bahwa dari sudut kepentingan masyarakat adat penetapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja tidak memberikan pengaruh yang positif bagi pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat ke depan. Beberapa pasal yang berpihak terancam mandul karena adanya kerangka regulasi yang sulit dipenuhi oleh masyarakat adat. Peluang terjadinya situasi … Read more

Meneropong Perokonomian dan Pertanian di Asia Tenggara Kala Depresi Besar Tiba

Oleh: Venda Pratama Judul Buku: Weathering The Storm: The Economies of Southeast Asia in the 1930s Depression Halaman: xv+332 Editor: Peter Boombgard & Ian Brown Penerbit: Institute of Southeast Asia Studies Tahun Terbit: 2000 Pandemi Covid-19 dan segala konsekuensi logis yang dihasilkan oleh upaya mitigasinya, diramalkan bisa menciptakan depresi besar seperti di tahun 1930-an. Di … Read more

Pandemi Covid-19, Ancaman Kerentanan Pangan, dan Keadiltan Tenurial: Sebuah Solusi ‘Alternatif’ (Bagian 1)

Oleh: Venda Pratama Naskah Lengkap dari Tulisan ini Bisa Diakses di Sini Pandemi global memberi penegasan bahwa sistem pangan yang homogen tidak bisa memberikan jaminan akses pangan pada semua lapisan kelas sosial. Pandemi Covid-19 menyebabkan sektor pangan dunia menjadi terhambat dari segi rantai pasok. Indonesia juga menghadapi masalah serupa. Terpuruknya ekonomi akibat pandemi mendorong puluhan … Read more

Tiga Langkah yang Niscaya dalam Mengubah Nasib Masyarakat Adat

Oleh: Yando Zakaria Meski ditolak Fraksi Partai Golongan Karya, Rancangan Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat (RUU MHA) kembali masuk program legislasi prioritas di tahun 2021 ini. Pasca ditetapkan dalam rapat paripurna DPR RI akhir tahun 2019 lalu, RUU ini memang tidak terlalu jelas nasibnya. Konon DPR RI sendiri belum juga menyurati Presiden agar Pemerintah kembali mengagendakan … Read more

Advokasi dan Strategi Pengakuan Hak-Hak Masyarakat Adat

Eksistensi masyarakat adat sebagai sebuah realitas obyektif jelas-jelas ada di Indonesia. Dengan struktur masyarakat dan konsep tenurial yang berbeda dari mayoritas masyarakat Indonesia, masyarakat adat terus terancam eksistensinya akibat masih minimnya pengakuan dari negara terhadap hak-hak mereka. Oleh sebab itu, diupayakan upaya dan pengorganisasian multisektoral agar hak-hak mereka segera mendapat perlindungan dari negara. Pertanyaan selanjutnya … Read more